Pemusnahan Barang Bukti Perkara Tindak Pidana

Pada hari Senin tanggal 21 September 2020 sekitar pukul 13.30 wita bertempat di halaman kantor Kejaksaan Negeri Lombok Tengah telah dilaksanakan pemusnahan barang bukti perkara Tindak Pidana Umum yang telah memiliki hukum tetap (inkrah).

Dimana pada kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Kejaksaan Negeri Lombok Tengah bapak Otto Sompotan, SH., MH, Panut PN Praya (Muhalil), KBO Polres Lombok Tengah (Bambang), Para Kasi dan Kasubag Kejari Lombok Tengah, Kasdis Kesehatan Lombok Tengah diwakili (Johan Efendi) dan dihadiri oleh para Jaksa Fungsional.

Dari laporan Kasi Barang Bukti dan Barang Rampasan (Heri Pamungkas, SH) menyampaikan :
1. Pemusnahan barang bukti yang dilaksanakan oleh Kejaksaan Negeri Lombok Tengah merupakan sebagai salah satu bentuk pelaksanaan tugas dan wewenang Kejaksaan di bidang pidana yaitu salah satunya adalah melaksanakan penetapan hakim dan putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap;
2. Dari bulan Januari 2020 s/d Agustus 2020 Kejari Lombok Tengah telah menangani sedikitnya 33 perkara Tindak Pidana Umum yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap, yang mana hasil tindak pidana tersebut dirampas untuk dimusnahkan;
3. Adapun barang bukti perkara Tindak Pidana Umum yang akan di musnahkan dari periode Januari 2020 s/d Agustus 2020 diantaranya: 1). Miras berbagai merk, Tuak/minuman tradisional jenis brem sebanyak 2 (dua) perkara; 2). Kosmetik sebanyak 3 (tiga) perkara; 3). Perjudian sebanyak 1 (perkara); dan 4). Narkotika sebanyak 27 (dua puluh tujuh) perkara.

Dimana untuk pemusnahan barang bukti minuman keras, kosmetik dengan cara di lindas menggunakan mobil stom, serta barang bukti narkotika dan papan bola adil dimusnahkan dengan cara di bakar.

Husai pelaksanaan pemusnahan barang bukti yang di pimpin oleh Kajari Lombok Tengah, kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara pemusnahan barang bukti.

Scroll to Top