JAKSA MASUK SEKOLAH MENGGANDENG IBU IAD DAERAH LOMBOK TENGAH

 Kejaksaan Negeri Lombok Tengah Pada hari Rabu, tanggal 06 Maret 2019, pukul 10.15 wita, bertempat di Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Praya Timur Kabupaten Lombok Tengah, telah melaksanakan kegiatan Penyuluhan Hukum program Jaksa Masuk Sekolah (JMS) Tahun 2019 yang mengangkat topik utama tentang Narkotika dan Penyebarannya dengan tema “Jadilah Generasi Muda yang Sehat dan Cerdas Bebas Narkotika”.

Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai wujud tugas dan fungsi Kejaksaan dalam penegakan hukum secara preventif yang kali ini menyasar target generasi muda khususnya para pelajar SMA Negeri 1 Praya Timur, dimana dalam kesempatan acara ini dihadiri oleh Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah dan Siswa-Siswi SMA Negeri 1 Praya Timur ± 48 Siswa-Siswi. dan yang menarik pada kegiatan Jaksa Masuk Sekolah Tahun ini Kasi Intel Kejari Loteng selaku Ketua Penyuluhan Hukum program Jaksa Masuk Sekolah (JMS) Tahun 2019 mengikut sertakan dalam rombongan ibu-ibu istri pegawai Kejaksaan yang tergabung dalam Ikatan Adhyaksa Dharmakarini Daerah Lombok Tengah yang dipimpin langsung oleh Ketua IAD Daerah Lombok Tengah Ibu Yulia Edy Tanto Putra.

Bahwa Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Praya Timur Awaluddin, Spd menyampaikan pesan kepada siswa-siswinya agar program Jaksa Masuk Sekolah dari Kejaksaan Negeri Lombok Tengah ini kita manfaatkan sebaik mungkin karena dari beberapa sekolah yang ada di Lombok Tengah, sekolah kita yang terpilih untuk disuluh yang dalam kesempatan ini tentang Narkotika, jadi saya harap kepada Siswa-Siswi yang mewakili kelas masing-masing untuk memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin dan dijadikan pedoman khususnya diri pribadi, lingkungan sekolah maupun keluarga terkait dengan bahayanya Narkotika yang saat ini sangat memprihatinkan dikalangan remaja pada khususnya.

Kemudian acara dilanjutkan penyampaian materi oleh Feby Rudy Purwanto Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Lombok Tengah yang memberikan pemahaman kepada siswa-siswi SMA Negeri 1 Praya Timur, terkait dengan jenis-jenis Narkotika dan bahayanya Narkotika :

  1. NARKOTIKA Bahan yang berasal dari 3 jenis tanaman candu, kokain, dan ganja, baik murni maupun bentuk campuran dimana cara kerjanya mempengaruhi susunan syaraf yang dapat membuat kita tidak merasakan apa-apa, bahkan bila disakiti sekalipun.
  2. PSIKOTROPIKA Bahan adiktif lain yang tidak mengandung narkotika, merupakan zat buatan atau hasil rekayasa yang dibuat dengan mengatur struktur kimia.
  3. MANFAAT Narkotika, psikotropika dan zat aditif lainnya merupakan obat atau bahan yang bermanfaat di bidang pengobatan atau pelayanan kesehatan dan pengembangan ilmu pengetahuan
  4. BAHAYA Narkoba bila disalahgunakan atau digunakan tanpa ijin dan tidak sesuai dengan standar pengobatan, akan merugikan perseorangan maupun masyarakat khususnya generasi muda yang berbahaya bagi kehidupan dan nilai-nilai budaya bangsa yang pada akhirnya dapat melemahkan ketahanan nasional.
  5. Bahwa gejala dini bagi pengguna narkotika pada umumnya dapat dari indikasi visual fisik dan psikologi, sehingga akan sangat berbahaya bagi kesehatan dan tingkat kehidupan jika dikonsumsi tanpa keterangan dokter.

Bahwa adapun ketentuan pidananya diatur pada UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, sebagaimana dalam Pasal 111/Pasal 112 : menanam, memelihara, memiliki, menyimpan, menguasai/ menyediakan Narkotika Gol I BENTUK TANAMAN Atau BUKAN TANAMAN Penjara min 4 tahun max 12 tahun DAN denda min Rp.800.000.000,- max Rp.8.000.000.000,- Pasal 114 : menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar, atau menyerahkan Narkotika Golongan I Penjara seumur hidup / Penjara min 5 tahun max 20 tahun DAN Pidana denda min Rp.1.000.000.000 max Rp.10.000.000.000,- Pasal 127 :  Setiap Penyalah Guna Narkotika Golongan I bagi diri sendiri dipidana dengan pidana penjara paling lama 4 (empat) tahun.

Ketua IAD Daerah Lombok Tengah, Ibu Yulia Permatasari menyampaikan tentang penyebab terjadinya penyalahgunaan Narkotika salah satunya kurang percaya diri sebagaimana yang telah disampaikan oleh Kasi Intelijen sebelumnya sehingga para remaja ataupun anak-anak dibawah umur pun menggunakan narkotika untuk menghilangkan rasa malu untuk tampil di depan publik atau orang banyak, kurangnya pengawasan dari keluarga, kurang memilih pergaulan baik, dan kurangnya kesibukan yang bersifat positif serta selain itu semakin mudahnya akses internet yang memberikan segala macam informasi tentang narkotika dan lainnya. Oleh karena itu diharapkan kepada siswa-siswi janganlah sekali-kali untuk mencoba obat-obatan terlarang tersebut dan adapun cara menghindarinya pintarlah dalam memilih pergaulan dan isilah kesibukan dengan kegiatan-kegiatan yang positif, karena kenapa demikian kalian-kalianlah yang akan menjadi penerus bangsa ini.

“Diharapkan kepada siswa-siswi yang khususnya yang mengikuti kegiatan ini, jangan samapai terjerumus kepada obat-obatan terlarang tersebut dan perbanyaklah kegiatan-kegiatan yang bersifat positif”. terangnya !

dilanjutkan dengan tanya jawab seputar bahaya narkotika oleh beberapa siswa antara lain :

  1. Fatmiwati Klas XII MIA2
  2. Muhammad Zukri Klas XI MIA2
  3. Rohandi Klas XI MIA3
  4. Maharani XI IPA 1
  5. Azizul Azam Klas XII MIA1

Kegiatan ditutup oleh Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Lombok Tengah dengan slogan “KENALI HUKUM DAN JAUHI HUKUMAN”.

Kegiatan dilanjutkan dengan foto bersama.